SANGGAU seputarkapuas.co.id,
Kabut asap masih menyelimuti Kota Sanggau pada Kamis, 24 September 2026.
Meski jumlah titik panas (hotspot) dilaporkan menurun, Pemerintah Kabupaten Sanggau tetap mewaspadai kondisi tersebut dan terus memantau laporan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari sejumlah wilayah.
Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui dinas terkait terus melakukan monitoring kualitas udara dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan karhutla di lapangan.
Guna mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan peserta didik, Pemkab Sanggau kembali mempertimbangkan penerapan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi siswa PAUD hingga SMP.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kesehatan anak-anak dari paparan kabut asap yang dapat mengganggu sistem pernapasan.
Keputusan penerapan BDR tersebut masih akan dikaji bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan serta dampaknya terhadap masyarakat.
Pemkab Sanggau mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mengurangi aktivitas luar ruangan, serta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan yang dapat memperparah kondisi kabut asap.
Laporan: Adi Noyan





Tinggalkan Balasan