Breaking News

Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla Sanggau Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

IMG 20260912 WA0140
Bagikan
Lihat Tersimpan

SANGGAU seputarkapuas.co.id
Status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau direncanakan berakhir pada 20 September. Langkah itu diambil karena pemkab sanggau menilai masih bisa mengendalikan bencana karhutla dan kabut asap.

Wakil Bupati Sanggau yang juga Komandan Satgas Karhutla Kabupaten Sanggau, Susana Herpena menyebut, berbagai upaya, dan pertimbangan diambil pemkab untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah kabupaten Sanggau.

“Kita lihat kondisi cuaca dan udara untuk Sanggau mulai pulih dan sehat. Kita tak akan melakukan perpanjangan status Tanggap Darurat,” kata Susana kepada awak media.

Susana mengatakan per hari ini, Jumat (18/09/2026) Kabupaten Sanggau nol titik panas (hot spot). Jumlah ini jauh menurun dari tiga hari sebelumnya, yang mencapi 400-an hot spot.

“Harapan saya juga walupun tidak diperpanjang, Satgas tetap bekerja di bawah pemantauan Pak Sekda dan BPBD Kabupaten Sanggau,” katanya.

Berdasarkan data yang disampaikan Satgas Karhutla, masih ada sekitar 549,78 hektar ladang yang belum selesai pembakaran.

“Tapi kalau membakar lahan sekarang, berpengaruh pada siklus. Kalau membakar di bulan September dan Oktober, angin sudah kuat. Bahaya juga karena akan berdampak akan meluas,” ujarnya.

Laporan: Adi Noyan

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *